Mengenal Komponen Utama pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Dewasa ini, sistem pembangkit listrik tenaga surya tengah menjadi primadona bagi sebagian masyarakat tanah air. Apalagi dengan adanya arus informasi yang terbuka, masyarakat telah menyadari akan pentingnya menggunakan sumber energi alternatif. Jika anda termasuk salah satunya, alangkah lebih baik jika anda memahami komponen utama pada PLTS tersebut.

Mengenal Komponen Utama pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Komponen Utama pada PLTS

  1. Solar Panel

Panel surya atau solar panel adalah salah satu komponen utama dan paling penting pada sebuah PLTS. Karena panel panel surya tersebut yang akan berperan mengalirkan listrik, dengan cara menggunakan cahaya matahari untuk memenuhi baterai. Jika ingin mendapatkan tenaga listrik dalam skala besar, maka beberapa panel surya bisa digabungkan menjadi satu.

Misalnya ribuan panel surya untuk menghasilkan beberapa ribu megawatt energi listrik. Jadi, beberapa cell surya di sini akan membentuk sebuah panel surya. Kemudian panel surya akan membentuk jaringan panel, yang bisa terdiri atas 1 panel sampai dengan ribuan atau bahkan jutaan panel.

  1. Sistem Kontrol Panel

Di dunia ini, hampir tidak mungkin ada suatu tempat yang mempunyai intensitas cahaya matahari stabil secara terus menerus sepanjang waktu. Karena intensitas cahaya pada dasarnya akan terus berubah berdasarkan waktu, posisi matahari, cuaca, dan rancangan. Kondisi tersebut bisa membuat parameter listrik mengalami fluktuasi terus menerus.

Alhasil, proses penyimpanan tenaga matahari pun menjadi ikut berfluktuasi. Hal ini bisa disiasati dengan adanya sistem kontrol panel pada pembangkit listrik tenaga surya, yang berfungsi untuk mengatur charging dan discharging baterai. Dengan sistem kontrol panel, maka besaran arus yang diharapkan bisa dihasilkan secara stabil pada arus tertentu dan voltase tertentu.

  1. Penyimpanan Energi PLTS

Penyimpanan energi yang dihasilkan PLTS dilakukan pada komponen baterai. Ada beberapa jenis tipe baterai yang umum digunakan pada PLTS ayitu vanadium redox, lithium, ataupun lead acid. Tipe yang digunakan sendiri sangat bergantung dengan kebutuhan. Jika digunakan untuk kapasitas kecil, mungkin lead acid akan lebih efisien dari sisi perawatan dan harganya.

Namun jika memerlukan kapasitas yang lebih besar, maka tipe baterai seperti vanadium redox mungkin akan jauh lebih optimal digunakan. Kombinasi aki dengan superkapasitor juga dapat meningkatkan efisiensi penyimpanan listrik. Intinya semakin besar baterai yang digunakan, maka akan semakin besar energi yang dapat disimpan.

  1. Inverter DC ke AC

Sebuah pembangkit listrik tenaga surya juga dilengkapi dengan inverter. Rangkaian final ini merupakan komponen yang penting agar energi listrik yang dihasilkan panel surya, mampu dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena berbagai peralatan elektronik umumnya membutuhkan listrik AC. Sementara listrik yang disimpan selalu dalam bentuk DC.

Itulah daftar komponen utama yang ada pada sebuah PLTS. Selain komponen utama tersebut, ada pula beberapa komponen pendukung lainnya seperti panel meter biaya, kabel, hingga saklar switching. Sudah siap memasang panel surya setelah mengenali komponennya ? Hubungi SUN Energy sebagai developer lokal terbaik sekarang juga!

Tags: